1. CORO BIKANG
Kue Coro bikang umumnya berwarna merah muda, tetapi sekarang sudah banyak warna warni. Kue ini berukuran bulat kecil. Umumnya harga kue Coro bikang itu 500 - 1000 rupiah.
Kue ini sangat banyak di jumpai di pasar, terutama pasar temanggung.
Berikut adalah rute menuju pasar temanggung
Tak ada salah nya, yuk sambil berlibur sambil membawa kue cara Bikang buat bekal dan oleh-oleh.
2. Sego Gono
Menurut Pak Antok, Sego Gono atau MEGONO itu berasal dari kata MErGO oNOne.Konon katanya, pada jaman dahulu, ada sebuah desa yang gemah ripah loh jinawi, yaitu Desa DADAPAN. Didesa itu tinggal seorang janda, sebut saja namanya Mbok Rondo Dadapan. Suatu saat datang musibah angin lesus yang kencang mengobrak-abrik seluruh isi desa. Rumah Mbok Rondo tidak luput dari amukan angin lesus ini. Pada saat angin datang, Mbok Rondo kebetulan sedang memasak nasi. Diatas liwetan nasi itu Mbok Rondho meletakkan segala macam lauk-pauk dan sayuran termasuk bothok teri rambangan dan lain sebagainya. Ketika angin datang, dan lewat diatas rumahnya, genteng rumah Mbok Rondho hancur berantakan dan jatuh menimpa nasi liwet yang ada dibawahnya. Akibatnya lauk pauk yang sedianya digunakan untuk teman makan nasi itu masuk ke dalam nasi liwetan.
Setelah angin reda, para warga mulai berbenah dan bergotong royong memperbaiki rumah yang hancur, termasuk rumah Mbok Rondo. Menjadi adat kebiasaan warga desa, apabila setelah bergotong royong maka para warga menyediakan makanan ala kadarnya kepada masyarakat yang bekerja. Karena Mbok Rondo cuma punya nasi dengan lauk pauk yang tumpah sudah diatasnya, maka nasi itupun diaduknya agar lauk pauknya tercampur rata. Jadilah nasi itu yang dihidangkan kepada para warga, MErGO oNOne mung kuwi (Karena adanya cuma itu) alias nggak punya lagi hidangan yang lain.
Nah... sejak saat itu setiap warga desa hendak memulai hajatan, gotong royong, membuka jalan atau irigasi desa, memulai tanam atau perayaan lain, Nasi MEGONO ini menjadi menu utama yang dihidangkan kepada warga...Merupakan makanan khas Temanggung yang terbuat dari nasi yang dicampur dengan sayur-sayuran. Ada buncis, kol, daun lembayung yang diris tipis, parutan kelapa, ikan teri dan tempe. Biasanya ditambah ketang dan jeroan isi. Rasa yang gurih dan lezat ini sangat cocok jika disantap ketika masih hangat.
3. Tiwul
Tiwul adalah makanan tradisional asli Indonesia yang dulu sempat menjadi makanan pokok pengganti nasi beras, seperti dilansir dari Wikipedia. Tiwul dibuat dari gaplek, yaitu singkong yang sudah dikeringkan dan dikukus. Masih banyak orang dari daerah Wonosobo, Gunung kidul, Wonogiri, Pacitan dan Blitar yang saat ini mengonsumsi tiwul meski bukan lagi menjadi makanan pokok.Tidak diketahui secara pasti kapan tiwul mulai dibuat, namun tiwul menjadi makanan pokok sebagian besar rakyat Jawa pada masa penjajahan Jepang. Pada saat itu bahan makanan yang layak seperti nasi beras sangat sulit didapat dan tak mampu dibeli, pada akhirnya rakyat mencari bahan makanan pengganti nasi.
Karena hasil kebun yang paling mudah ditanam dan dipanen tanpa membutuhkan perawatan khusus adalah singkong, maka muncullah berbagai olahan makanan berbahan dasar singkong, termasuk tiwul. Singkong bukan hanya sangat murah dan mudah didapat saat itu, tapi juga bisa disimpan dalam waktu sangat lama dan mengenyangkan. Bahkan beberapa makanan terbuat dari singkong yang sudah dijemur, dikeringkan dan berjamur disebut gatot. Oleh karena itu, singkong menjadi satu-satunya bahan pangan utama yang dimiliki pada saat itu.
Singkong memiliki kalori lebih rendah daripada nasi beras namun memiliki serat lebih banyak, sehingga mengenyangkan dalam waktu lama. Saat ini pun masih ada banyak yang menjual tepung gaplek atau tepung tiwul di pasaran, bisa juga menggunakan tepung tapioka jika ingin membuatnya.
Jadi, seperti itulah sejarah adanya tiwul. Tiwul lebih gurih jika diberi tambahan parutan kelapa, bisa diolah dengan menambahkan sedikit garam jika ingin gurih, atau ditambahkan gula jika ingin dijadikan camilan manis.
Tiwul adalah makanan yang terbuat dari tepung gaplek diberi air kemudian diaduk sampai membentuk butiran seperti pasir. Cara masaknya dengan diapanaskan menggunakan dandang dan dicampur dengan gula merah. Rasanya yang manis akan leboh nikmat jika ditaburi dengan parutan kelapa. Makanan khas Temanggung ini terbukti lebih rendah kalori dibandingkan dengan nasi.
4. Kupat Tahu Batoar
Berbeda dengan yang ada di Magelang, Kupat tahu Temanggung cenderung memiliki rasa bumbu kacang yang kuat. Sedangkan di Magelang cendurung memiliki rasa manis dari kecap. Kupat tahu ini merupakan campuran dari ketupat dan potongan sayuran yang disiram dengan kuah kacang, bawang goreng dan kecap. Lokasi Kupat Tahu Batoar ini di jalan Gilingsari Pandean Temanggung.
Dari sekian banyak kuliner khas Temanggung, yang wajib kamu coba adalah Kupat Tahu. Makanan ini sebenarnya ada di daerah lain. Misalnya di Magelang. Tapi, Kupat Tahu Temanggung ini punya cita rasa sendiri yang unik.
Perbedannya yakni ada di bahan baku dan racikan bumbu kacang. Kalau di Magelang, bumbu kacangnya tidak terlalu kental, dan rasa manisnya dari kecap. Sedangkan Kupat Tahu Temanggung, bumbu kacangnya memiliki tekstur lebih kental.
Nah dari semua kupat tahu, yang terkenal adalah Warung Batoar. Warung ini sudah melegenda, karena sudah ada sejak puluhan tahun silam. Lokasinya di Jalan Gilingsari, Pandean. Kalau dari Alun-Alun Temanggung, sekitar 50 meter. Tepatnya, sebelum jembatan Gilingsari belok ke kiri. Tak jauh dari situ, kamu akan menemukan warung kecil bercat coklat yang ramai kendaraan bermotor.
MeskiMeski tempatnya kecil, Warung Kupat Tahu Batoar ini tak pernah sepi. Selain warga lokal, penikmat Kupat Tahu Batoar ini juga berasal dari luar daerah.
Hidangan di Warung Kupat Tahu Batoar terdiri dari 1 buah ketupat, 1 buah tahu goreng yang dipotong dadu, kubis atau kol, tauge rebus. Bahan-bahan ini lalu disiram bumbu kacang yang terbuat dari bawang putih, bawang merah, cabai dan asam jawa. Terakhir, kupat tahu diberi kecap manis dan ditaburi dengan bawang goreng.
Sebagai pelengkap, kupat tahu bisa dinikmati dengan aneka gorengan dan kerupuk yang disediakan di meja. Untuk minumannya, kamu bisa pesan teh hangat ataupun es teh.
Seporsi Kupat Tahu Batoar ini harganya Rp10 ribu. Sedangkan aneka gorengan dan kerupuk dihargai Rp1000-Rp2000.Warung Kupat Tahu Batoar ini mulai buka pukul 8.00-19.00. Jadi selamat mencicipi ya.
5. Wedang Ronde Wasis
Malem-malem gerimis, emang paling asyik minum yang anget-anget. Wedang rode misalnya. Kalau Jogja punya khas Wedang Ronde, Temanggung beda lagi. Agak mirip sih, tapi namanya beda. jadi judulnya tetep aja beda. wkekeke. Namanya Wedang Ronde Wasis. Cuma beda satu kata dibelakangnya.
Ronde wasis ini bisa dibilang masih saudara sama wedang ronde. Sama-sama rasa jahe. Soalnya kuahnya emang dibuat dari wedang jahe.minuman satu ini pas banget diminum pas angin lagi dingin.
Kalau Jogjakarta punya Wedang Ronde. Beda halnya dengan Temanggung yang punya minuman khas tersendiri yaitu Ronde Wasis. Minuman satu ini mungkin kakak adek sama Wedang Ronde. Jadi ronde wasis ini sejenis minuman yang terbuat dari air jahe dengan segenap isi di dalamnya yang ikut menyemarakkan minuman yang satu ini. hehehe
Nah buat kamu yang penasaran, kamu nggak perlu jauh-jauh ke temanggung buat nikmatin Ronde Wasis. Rasanya anget. Badan kayaknya dapet asupan yang anget-anget gitu. Bikin rada seger. Jadu kerasa rileks. Kalau kamu lagi pengen menenangkan pikiran kayaknya asyik juga nikmatin wedang satu ini.
Satu porsi Ronde Wasis isinya ada kolang kaling, trus mochi (ronde), kacang tanah yang sebelumnya disangrai dulu, dan yang unik ada empingnya. Ini yang bikin wedang ronde dan ronde wasis berbeda. Semuanya disatukan dalam sebuah mangkok kecil dengan tambahan air jahe. Rasanya enak dan bikin anget badan! Tapi buat kamu yang punya asam urat, hati-hati ya.
HARGA
Semangkuk Wedang Ronde Wasis cuma 6000 rupiah.
Merupakan salah satu minuman khas Temanggung yang beda dari yang lain. Yang membedakan dengan wedang ronde lainnya adalah tambahan emping pada sajiannya. Emping adaah semacam gorengan yang terbuat dari kulit mlinjo. Selain emping dalam satu posi wedang ini terdapat kolang kaling, kacang tanah yang disangrai, dan mochi (ronde) serta kuah jahe.
Sekian dulu ya sejarah dan info lainnya, semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk berlibur ke kota Temanggung dan jangan lupa icipi jajanannya.
Sumber artikel: Wikipedia, tani_temanggung, wisatakulinernikmat, dan travelingyuk.
Sumber foto: Tag Instragram.
#EndlessTemanggung
#WonderfulIndonesia












Dari fotonya aja udah nikmat banget
ReplyDeletePasti enak banget๐
Wah menggoda iman dan taqwa๐๐
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeleteJadi pengen..
ReplyDeleteLezat
ReplyDeleteKayak nya enak deh
ReplyDeleteJajanan jadul tapi tetap bikin kangen๐๐
ReplyDeleteWah enak nih
ReplyDeleteWah enak nih
ReplyDeleteKaya.e enak!
ReplyDeleteMantab
ReplyDeleteEnak banget nih
ReplyDeleteJadi pengen
ReplyDeleteEnaknya
ReplyDeleteAku jadi pengen cobain satu per satu
ReplyDeleteBoleh pesen ๐
ReplyDeleteBoleh pesen ๐
ReplyDeleteMantul ndan mantap๐๐
ReplyDeletebikin laper aja
ReplyDeleteSepertinya makanan khas Temanggung itu banyak juga ya...jadi penegn coba sumua deh..๐
ReplyDeletePengen nyobain ๐
ReplyDeleteEnak nih๐
ReplyDelete